BENGKALIS, HARIANBERANTAS- Berlangsungnya aktivitas bongkar muat jenis macam barang yang diduga illegal di pelabuhan Camat Kota Bengkalis sudah cukup lama terpantau beroperasi tanpa hambatan. para kru unit kapal motor berkapasitas 5-8 GT (Gross Tonnage) sibuk melansir berbagai barang kelontong, minuman dan minyak.
Anehnya proses bongkar muat kapal (KM Robin Jaya) yang diduga dari luar Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tersebut sangat minim pengawasan dari Bea Cukai, Syahbandar dan Balai Karantina, termasuk tindakkan dari pihak berwajib dalam hal ini Polda Riau dan Polres Bengkalios. Apalagi konon kabarnya, Pelabuhan Camat tersebut bukan kawasan pabean resmi.
Ada dugaan aktivitas di Pelabuhan Camat di Kota Bengkalis ini bisa berjalan lancar selama ini terindikasi ada yang bekingi sehingga terkesan tak tersentuh.
Dari pantauan dan investigasi media Harian Berantas di kawasan pelabuhan camat tersebut terlihat mobil truk dan gerobak barang lalu lalang keluar masuk untuk melansir barang muatannya, Rabu (03/12/2025).
Salah seorang intansi terkait yang enggan dipublikasikan namanya menjelaskan, kalau pelabuhan camat itu dibilang resmi, pasti tak resmilah pak. Tapi sepemahamanku, izin dari dinas pethubungan ada semua, Tapi coba ditanya dan di kroscek ke dinas, ungkapnya.
Hingga berita ini dimuat, pihak terkait seperti Kepolisian, Syahbandar belum berhasil dikonfirmasi awak media. Bahkan Diki dari pihak Bea Cukai Bengkalis saat dimintai keterangannya awak media, tidak memberikan keterangan.
Dilokasi (Pelabuhan-red), Aguan dan Atiam selaku terduga pemilik jenis barang yang diduga illegal masuk di Kota Bengkalis tersebut, tampak sesekali memantau aktifitas bongkar muat barang
Sedangkan dilokasi (Pelabuhan-red), Atiam selaku terduga pemilik barang ilegal terlihat sesekali memantau aktivitas bongkar muat barang miliknya***(tr)

