Seorang Pria di Batam Diduga Jadi Korban Perampokan Oknum Aparat

BATAM, HARIANBERANTAS- Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Ruko Bunga Raya, Botania 1, Batam. Seorang pria berinisial BJ diduga menjadi korban perampokan yang dilakukan sekelompok orang berpakaian preman yang mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN). Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (16/10/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, delapan orang pelaku mendatangi rumah BJ dan langsung mendobrak pintu tanpa menunjukkan surat tugas atau identitas resmi. Saat itu, korban diketahui sedang berada di ruang biliar bersama beberapa rekannya. Para pelaku kemudian menggeledah rumah dan mengklaim menemukan plastik kecil berisi serbuk putih yang disebut sebagai narkotika.

Namun, belakangan terungkap bahwa para pelaku bukan anggota BNN. Tujuh orang di antaranya diduga merupakan oknum Polisi Militer (POM), sementara satu lainnya merupakan oknum anggota polisi dari Polda Kepri.

Usai penggerebekan, para pelaku diduga melakukan pemerasan dengan meminta uang sebesar Rp1 miliar kepada korban. Mereka bahkan mengancam akan melakukan kekerasan fisik apabila permintaan tidak dipenuhi. Korban akhirnya menyerahkan sejumlah uang ratusan juta rupiah yang dipinjam dari kerabatnya.

Insiden tersebut juga menimbulkan dampak psikologis bagi keluarga korban. Istri korban disebut mengalami trauma berat akibat menyaksikan langsung tindakan kekerasan dan penodongan senjata api di dalam rumah.

Dua hari setelah kejadian, dua orang pelaku yang sama dikabarkan kembali mendatangi rumah korban. Kali ini, mereka justru menawarkan jasa keamanan dan mengirim pesan singkat yang bernada melecehkan hukum. Tindakan tersebut memperkuat dugaan bahwa peristiwa ini merupakan bagian dari aksi pemerasan yang terencana.

Kasus ini kini tengah disiapkan untuk dilaporkan secara resmi ke pihak berwenang. Korban juga dikabarkan telah menunjuk penasihat hukum untuk mengawal proses hukum hingga tuntas***(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *