Gerombolan Intoleran di Purwakarta Tolak Pendirian Gereja

Gerombolan Intoleran di Purwakarta Tolak Pendirian Gereja
Spanduk massa bertuliskan "Aksi Tolak Gereja GKPS Cikopo Purwakarta" yang diusung oleh Aliansi Masyarakat Purwakarta. Aksi unjuk rasa yang digelar pada Kamis (08/10) (foto: Istimewa)

PURWAKARTA, HARIANBERANTAS- Gerombolan warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Purwakarta dan Garda Ulama Purwakarta, Kamis (08/10/2026) menggelar aksi penolakan pendirian Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Cikopo.

GKPS Cikopo sudah mengantongi rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta.

Harusnya Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein langsung menerbitkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) GKPS Cikopo.

GKPS Cikopo mendapatkan dukungan 125 warga, sesuai ketentuan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) 2006 tentang Pendirian Rumah lbadah yang mensyaratkan minimal 60 dukungan warga sekitar dan tanda tangan 90 pengguna Rumah lbadah.

Selain GKPS Cikopo yang mengalami penolakkan, juga Huria Kristen Indonesia (HKI), Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) Surya Pengharapan.

Sampai kapan pemerintah di Purwakarta, Jawa Barat, tunduk pada kelompok intoleran?***(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *