Digrebek Warga, Oknum Polisi Goyang Dalam Mobil Bersama Dua Wanita

ASAHAN, HARIANBERANTAS- Warga di kawasan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Kisaran, Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, dikejutkan oleh sebuah kejadian pada Kamis malam, (17/09/2026).

Seorang anggota polisi berpangkat Bripda yang diketahui bertugas di Polres Tanjungbalai diamankan setelah warga mendapati keberadaan dirinya bersama dua perempuan di dalam sebuah mobil.

Peristiwa tersebut bermula ketika warga melihat sebuah kendaraan terparkir di area Rusunawa dengan mesin masih menyala dan musik diputar dengan volume cukup keras. Kondisi itu membuat sejumlah warga merasa curiga dan kemudian mendatangi kendaraan tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan, warga mengaku mendapati seorang pria dan dua perempuan berada di dalam mobil dalam kondisi tanpa busana. Temuan tersebut sontak mengundang perhatian warga dan memicu kegaduhan di sekitar lokasi.

Karena situasi mulai memanas, warga kemudian meminta ketiga orang tersebut segera keluar dari kendaraan. Tak lama berselang, personel Polres Asahan datang ke lokasi untuk mengamankan mereka sekaligus mencegah terjadinya tindakan massa.

Ketiganya kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Belakangan diketahui bahwa pria tersebut merupakan anggota Sat Samapta Polres Tanjungbalai.

“Benar, yang bersangkutan merupakan anggota Sat Samapta Polres Tanjungbalai. Saat ini oknum tersebut telah diamankan oleh SiPropam Polres Tanjungbalai untuk menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kasi Humas Polres Tanjungbalai Ipda Ruslan, Jumat, (18/09/2026).

Pihak kepolisian kemudian mengambil langkah internal terhadap anggota tersebut. Bripda yang bersangkutan ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) selama proses pemeriksaan berlangsung.

Penanganan perkara tersebut kini berada di bawah kewenangan Propam Polres Tanjungbalai untuk mendalami dugaan pelanggaran disiplin maupun kode etik kepolisian.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan sanksi dan langkah hukum internal selanjutnya terhadap anggota tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian karena menyangkut dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian dan berlangsung di tempat yang berada di tengah lingkungan masyarakat***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *